Katharine, SkS, dan Warna Baru di SMPN 77 Jakarta

Kehadiran peserta Setneg ke Sekolah (SkS), yang merupakan calon pegawai negeri sipil Kementerian Sekretariat Negara (CPNS Kemensetneg), memberikan warna tersendiri di sekolah penugasan masing-masing. Salah satunya adalah Katharine Brigita Dinasio, yang mendapat penugasan sebagai guru pendamping mata pelajaran Bahasa Inggris di SMPN 77 Jakarta.

Sejak awal bertugas pada Juli lalu, Katharine berhasil menciptakan suasana belajar yang seru, interaktif, dan mudah dipahami. Berlian, siswa kelas 8A, menyampaikan bahwa kehadiran Katharine sangat membantunya dan teman-teman dalam memahami pelajaran.

“Saya merasa sangat senang dan terbantu sekali dalam belajar. Kak Katharine mengajar dengan baik, sabar, interaktif, sehingga tidak hanya saya tetapi seluruh teman sekelas saya juga merasa senang. Semuanya semangat belajar bahasa Inggris karena menjadi sangat seru dan mudah,” ujar Berlian.

Siswa lainnya, Aura, juga mengaku senang dengan kehadiran Katharine di sekolahnya. Menurut siswa kelas 8A ini, nilainya semakin meningkat sejak diajarkan oleh Katharine.

“Semenjak ada Kak Katharine, nilai aku meningkat karena cara mengajar dan semua pembelajaran dibuat simpel dan antiribet. Terima kasih atas pemberian materinya,” kata Aura.

Apresiasi juga datang dari Kalila, siswa kelas 8A, yang mengungkapkan bahwa Katharine selalu mendorong para siswa untuk berani menyampaikan pendapatnya di kelas.

“Suasana belajarnya selalu menyenangkan dan tidak tegang. Kak Katharine juga mendorong kami untuk berani bicara tanpa takut salah. Metode pembelajarannya kreatif, sering menggunakan contoh nyata dan topik yang menarik,” ungkap Kalila.

Selama penugasan di SMPN 77 Jakarta, Katharine juga turut memperkenalkan tugas dan fungsi Kemensetneg kepada para siswa. Az’zura, siswa kelas 8A, mengaku sangat antusias mempelajari mengenai peran Kemensetneg dalam mendukung presiden dan wakil presiden serta tata kelola pemerintahan secara keseluruhan.

“Saya jadi tahu peran penting Setneg dalam membantu presiden menjalankan pemerintahan. Melalui kegiatan ini, saya belajar bagaimana koordinasi antarlembaga negara dilakukan dengan profesional. Semoga kegiatan seperti ini terus diadakan agar siswa makin paham tentang tata kelola negara Indonesia,” ujar Az’zura.

Tak hanya hadir di kelas, Katharine yang merupakan CPNS dengan formasi Arsiparis Terampil di Kemensetneg ini juga aktif membantu kegiatan administratif di Bagian Tata Usaha SMPN 77 Jakarta. Keterlibatan Katharine dalam ketatausahaan tersebut juga mendapatkan apresiasi dari pihak sekolah.

“Program SkS berdaya guna terhadap kegiatan di sekolah, sehingga CPNS Kemensetneg juga dapat mengetahui mengenai bagaimana kegiatan di sekolah dijalankan mulai dari proses mengajar dan proses kegiatan administrasi pada satuan pendidikan DKI Jakarta,” ujar Friska, salah seorang pegawai di SMPN 77 Jakarta.

Katharine sendiri mengaku sangat bersyukur dengan adanya program SkS yang memberikannya kesempatan untuk dapat melihat secara langsung implementasi kebijakan pemerintahan di lapangan. Katharine menilai, SkS adalah langkah awal yang nyata dalam mengabdi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Program SKS ini hingga saat ini sangat menyenangkan dan saya bersyukur bisa membantu sekolah hingga saat ini untuk menjadi guru pendamping serta Bagian Tata Usaha,” kata Katharine.